Tidak hanya sebagai pelengkap kenikmatan dalam keseharian, rupanya kopi juga bisa menjadi media penyembuh untuk yang menderita penyakit.

Ranah Kopi

kopi mataram obat

Bukan sebuah warung kopi, di Desa Rarang, Kecamatan Terara, Kabupaten
Lombok Timur. Umi Sukma atau yang akrab disapa Meme (sebutan untuk Ibu
bangsawan suku Sasak), memanfaatkan seduhan kopi untuk mengobati
orang-orang yang sakit.
Faktanya, menurut warga sekitar di daerah tersebut, Meme memang dikenal bisa menyembuhkan orang sakit. Sudah banyak pasiennya yang merasa puas dengan hasil pengobatannya yang terbilang tradisional.
Uniknya, yang meracik kopi untuk digunakan sebagai obat itu adalah pasiennya sendiri. Setiap pasiennya yang mengalami keluhan penyakit biasanya diminta untuk meracik kopi sesuai seleranya. Di hadapan pasien telah tersedia bubuk kopi dan gula juga termos air panas.
Kopi yang dibuat pasien itu adalah sebagai suguhan untuk pasien sendiri. Pasien diminta untuk menyeruput kopi dari setiap sudut cangkirnya. Kemudian bekas bibir seruputan pada cangkir kopi itu dimantrakan oleh Meme.
Sulit untuk dipercaya, namun masyarakat sekitarnya termasuk pasien dari segala daerah meyakini. Bahwa kopi yang telah dimanterakan itu bisa menyembuhkan penyakit yang dirasa pasiennya.
Kebanyakan pasien yang datang dari kalangan muda maupun tua. Keluhannya beragam, seperti penyakit akibat tekena santet atau guna-guna. Keluhan penyakit dalam hingga penyakit luar seperti luka-luka atau patah yang sulit disembuhkan.
Bahkan, ada juga dari pasiennya yang sengaja datang untuk mengobati
hati, alias sakit galau. Karena di kabarkan juga, ibu satu orang anak itu bisa menerawang masa depan atau melihat apa yang akan terjadi untuk pasiennya. Termasuk melihat kecocokan jodoh bagi yang ingin segera mencari calon suami maupun istri.
Untuk jenis penyakit dalam, cara pengobatannya dengan meminum kembali
kopi yang telah dimanterakan. Sementara pengobatan untuk penyakit luar,
kopi yang telah dimanterakan dioleskan pada bagian yang sakit.

“Alhamdulillah, pasien saya cukup puas, ada yang kembali lagi, tapi bukan kecewa. Mereka datang lagi untuk mengantarkan keluarga dan kerabatnya untuk meminta petunjuk obat di Meme,” tutur Meme singkat.

 

Sumber: http://life.viva.co.id/news/read/576646-di-mataram–kopi-juga-digunakan-sebagai-pengobatan–iii-